Perkuat Kualitas Pengasuhan Anak di Bangka Barat, 12 TPA Disasar Lewat Program TAMASYA
BANGKA BARAT, Lintasbabel.iNews.id – Upaya meningkatkan kualitas pengasuhan anak terus diperkuat di Kabupaten Bangka Barat. PT Timah Tbk berkolaborasi dengan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meningkatkan kapasitas para pengasuh anak melalui Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA).
Program yang digelar di Wisma Sriwijaya PT Timah, Mentok, Jumat (19/6/2026), melibatkan Badan Pengasuh Anak (BPA), pengelola Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA), Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), hingga Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) se-Kabupaten Bangka Barat.
Penanggung Jawab Program TAMASYA Bangka Belitung, Dr Nofianti, mengatakan Bangka Barat menjadi salah satu wilayah prioritas program dengan 12 TPA yang menjadi lokus pelaksanaan.
Menurut dia, program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi pengasuh, tetapi juga memastikan tumbuh kembang anak dapat dipantau secara berkelanjutan.
"Ada empat fokus utama dalam program ini, yakni peningkatan kapasitas pengasuh, pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala, pemberian umpan balik kepada orang tua terkait perkembangan anak, serta memastikan perkembangan anak terus terpantau dan terlaporkan dengan baik," katanya.
Nofianti menilai kualitas pengasuh menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan anak usia dini. Karena itu, peningkatan kapasitas pengasuh menjadi langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas sejak dini.
Ia juga mengapresiasi dukungan PT Timah yang dinilai konsisten mendukung program pendampingan tumbuh kembang anak di Bangka Belitung.
"Jika kompetensi pengasuh meningkat, maka kualitas pengasuhan akan semakin baik sehingga tumbuh kembang anak dapat berlangsung lebih optimal," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bangka Barat, Sarbudiono, menyebut kolaborasi antara PT Timah dan BKKBN menjadi kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas generasi muda.
Menurutnya, penguatan kapasitas pengasuh anak merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
"Sinergi seperti ini diharapkan terus berlanjut karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendukung peningkatan kualitas keluarga di Bangka Barat," katanya.
Program TAMASYA sendiri menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan layanan pengasuhan yang lebih berkualitas dan ramah anak, sekaligus mendukung target pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Editor : Haryanto