7.973 Jamaah Haji dari 20 Kloter Dipulangkan ke Tanah Air Hari Ini, 14 Asrama Haji Siapkan Layanan

JAKARTA, Lintasbabel.iNews.id - Para jamaah haji asal Indonesia, hari ini secara bertahap mulai dipulangkan ke Tanah Air. Fase pemulangan jamaah ini diawali dengan penerbangan Kelompok Terbang (Kloter) SUB 01 Embarkasi Surabaya dari Bandara King Abdul Azis, Jeddah, yang take off pada pukul 03.15 Waktu Arab Saudi.
Selanjutnya ada jamaah haji Kloter 2 Embarkasi Solo (SOC-02). Mereka akan terbang ke Tanah Air dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.
Keberangkatan SOC-02 dilepas oleh Direktur Bina Haji pada Ditjen Penyelenggaran Haji dan Umrah Arsad Hidayat. Total ada 360 jamaah haji asal Temanggung dan Magelang, serta 5 petugas yang tergabung dalam kloter ini.
“Selamat kembali ke Tanah Air. Semoga jamaah haji Indonesia meraih predikat haji mabrur. Aamin,” kata Arsad Hidayat di Makkah, Jumat (21/6/2024).
Menyambut kedatangan para jamaah, 14 asrama haji di Indonesia sudah menyiapkan layanannya, seperti akomodasi, kamar, bus dari bandara ke asrama haji, truk untuk membawa koper bagasi, layanan ambulans dan minibus untuk membawa jamaah sakit, lansia, atau disabilitas.
Selain itu, masing-masing asrama haji juga telah menyiapkan layanan pemeriksaan kesehatan, meliputi:
“Setelah acara pelepasan jamaah haji pulang ke daerah masing-masing, selanjutnya dilakukan penyerahan paspor, penyerahan air zamzam kepada jemaah haji atau panitia haji dari daerah dan penjelasan dari bidang kesehatan terkait masa berlaku kartu kesehatan,” kata Anggota Media Center Kementerian Agama, Widi Dwinanda.
Setidaknya, ada 7.973 jamaah haji yang tergabung di 20 kloter dipulangkan ke Tanah Air, hingga Sabtu (22/6/2024).
Maskapai penerbangan, baik Garuda Indonesia maupun Saudia Airlines, telah merilis ketentuan bahwa jamaah hanya dapat membawa 1 buah tas paspor, 1 buah koper kecil (tas kabin atau tas jinjing) dengan berat maksimal 7 kg dan dibawa masing-masing penumpang, dan 1 buah koper besar (koper bagasi) dengan berat maksimal 32 kg.
Koper bagasi jamaah akan ditimbang dua hari sebelum jadwal keberangkatan dari hotel ke bandara (kecuali enam kloter yang pulang perdana hari ini, koper ditimbang sejak sebelum puncak haji). Setelah ditimbang, koper bagasi jamaah akan dibawa terlebih dahulu. Sehingga, barang bawaan yang ikut jemaah naik bus hanya tas kabin.
Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) pukul 09.08 WIB, jamaah haji Indonesia yang wafat berjumlah 215 orang.
Editor : Muri Setiawan