Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mahasiswa dan Polda Babel Bersinergi: Aksi Sosial di Bangka Disambut Antusias Warga
Advertisement . Scroll to see content

Pemanfaatan Satwa Liar sebagai Obat Tradisional di Babel Dilihat dari Segi Nilai Konservasi

Jum'at, 13 Januari 2023 | 16:01 WIB
  • author Jurnalis Warga
Pemanfaatan Satwa Liar sebagai Obat Tradisional di Babel Dilihat dari Segi Nilai Konservasi
Satwa dilindungi yang sering dimanfaatkan untuk bahan obat tradisional. Foto: Istimewa.

Dari beberapa jurnal di atas kita dapat mengetahui bahwa pemanfaatan satwa liar sebagai obat tradisional di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini tergolong cukup banyak.

Seperti pada jurnal Pemanfaatan Satwa Liar Sebagai Obat Tradisional oleh Masyarakat Kabupaten Bangka (Studi Kasus di Desa Kimak, Tanah Bawah dan Silip) ini kita lihat bahwa terdapat beberapa satwa liar dilindungi  yang dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional seperti mengkubung, buaya muara, lutung, burung elang, mengkarung, ular piton dan kura-kura.

Dalam pemanfaatan satwa liar ini cara pemanfaatanya dengan mengkonsumsi atau memanfaatkan bagian tubuh dari satwa liar tersebut.

Hal ini tentunya sangat berlawanan dengan konservasi pelestarian alam dalam hal ini satwa liar sehingga diharapkan pihak - pihak terkait seperti BKSDA Sumsel dan Alobi Babel untuk lebih intensif melakukan kampanye penyelamatan satwa liar sehingga dapat mengedukasi masyarakat dalam hal ini mereka yang masih memanfaatkan satwa liar sebagai obat tradisional.

 
 

Atikel ini ditulis oleh : Talitha Sisy Felicia (NIM : 210641028), Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung Program Studi Konservasi Sumber Daya Alam.

 

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut