Intelijen AS: Asal-usul Covid 19 Mungkin Tidak Akan Pernah Diketahui

WASHINGTON, lintasbabel.id - Kantor Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat (ODNI) menyatakan, bahwa mereka mungkin tidak akan pernah dapat mengidentifikasi asal-usul COVID-19. Pernyataan ini muncul, ketika mereka merilis versi baru yang lebih rinci, dari tinjauan tentang apakah virus Corona berasal dari penularan dari hewan ke manusia, atau akibat kebocoran dari laboratorium.
Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (29/10/2021), ODNI melaporkan bahwa asal alami dan kebocoran laboratorium, keduanya merupakan hipotesis yang masuk akal tentang bagaimana SARS-COV-2 pertama kali menginfeksi manusia. Tetapi, para analis tidak setuju, terkait mana yang lebih mungkin atau apakah penilaian definitive tidak dapat dibuat sama sekali.
Laporan itu juga menolak anggapan bahwa virus corona berasal dari senjata biologis, dengan mengatakan para pendukung teori ini "tidak memiliki akses langsung ke Institut Virologi Wuhan", dan telah dituduh menyebarkan disinformasi.
Laporan ODNI juga menyatakan, empat agen mata-mata AS dan badan multi-lembaga memiliki "keyakinan rendah" bahwa COVID-19 berasal dari hewan yang terinfeksi atau virus terkait. Tetapi, satu agensi mengatakan memiliki "keyakinan sedang" bahwa infeksi COVID-19 manusia pertama kemungkinan besar adalah hasil dari kecelakaan laboratorium di Wuhan.
Editor : Muri Setiawan