Keselamatan jadi Prioritas, Penerbangan Bisa Dibatalkan
Kemenhub menegaskan bahwa keselamatan merupakan pertimbangan utama dalam menentukan apakah suatu penerbangan dapat tetap beroperasi.
Asap karhutla dapat menurunkan jarak pandang di sekitar bandara sehingga memengaruhi proses lepas landas maupun pendaratan. Apabila kondisi aktual tidak memenuhi persyaratan keselamatan, penerbangan dapat ditunda atau dibatalkan.
Untuk mengantisipasi risiko tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna memantau perkembangan cuaca dan jarak pandang.
Koordinasi juga dilakukan dengan pemangku kepentingan penerbangan agar informasi mengenai kondisi operasional dapat diteruskan kepada maskapai dan pengguna jasa.
Langkah ini diperlukan untuk menghindari keputusan operasional yang berisiko ketika kondisi lingkungan di sekitar bandara belum memungkinkan penerbangan berlangsung secara aman.
Editor : Muri Setiawan
Artikel Terkait
