BANGKA TENGAH, Lintasbabel.iNews.id - Krisis air melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akibat musim kemarau panjang. Kondisi ini membuat warga harus mencari sumber air hingga ke tengah hutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Salah satunya terjadi di Desa Terak, Kabupaten Bangka Tengah. Warga setempat mengandalkan sejumlah sumur kecil yang berada di tengah hutan untuk mendapatkan air bersih.
Sedikitnya terdapat lima sumur yang digunakan warga secara bergantian. Meski kedalamannya kurang dari dua meter, sumur tersebut disebut tidak pernah kering kendati setiap hari dimanfaatkan oleh warga dalam jumlah besar.
Warga mengaku kondisi kekurangan air telah berlangsung lebih dari lima bulan. Sumur di tengah hutan tersebut menjadi salah satu sumber air yang diandalkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Sudah lima bulan lebih tidak hujan. Air sumur sudah kering, jadi ambil ke sini setiap hari pagi dan sore. Sampai lima kali bolak-balik," kata warga setempat, H Muhammad.
Ketua RT 10 Desa Terak, Umi Kalsum, mengatakan hampir seluruh warga di wilayahnya mengambil air dari sumur tersebut. Bahkan, warga dari desa lain juga turut memanfaatkan sumber air itu.
"Tidak hanya warga dari RT 10, hampir seluruh warga di Desa Terak ambil airnya di sini, kadang warga Desa Pasir Garam. Di RT 10 saja ada 300 kepala keluarga, jadi setiap hari ada ribuan warga yang bergantung pada sumur ini," ujarnya.
Menurut dia, meski digunakan secara bergantian oleh banyak warga, air di dalam sumur tersebut hingga kini masih tersedia.
"Alhamdulillah, airnya tidak pernah kering," katanya.
Warga berharap pemerintah dapat memberikan solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan air, salah satunya dengan membangun sumur bor di sekitar permukiman.
Dengan adanya sumur bor, warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan ke tengah hutan untuk mendapatkan air, terutama ketika musim kemarau panjang kembali terjadi.
"Kami berharap ada bantuan dari pemerintah yang bersifat jangka panjang, misalnya berupa sumur bor," tutur Umi.
Editor : Haryanto
Artikel Terkait
