Bukan Cuma Obat, 22 Warga Dibantu Berobat hingga ke Jakarta oleh PT Timah
PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id – Perjuangan berobat ke luar daerah bukan hanya soal menghadapi penyakit. Bagi keluarga kurang mampu, biaya perjalanan, obat-obatan hingga tempat tinggal selama menjalani perawatan juga menjadi persoalan yang tak kalah berat.
Beban itu dirasakan keluarga Inayah Athifa Zahra, bayi berusia delapan bulan asal Air Rayak, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Inayah harus menjalani pengobatan intensif di Jakarta karena mengalami gangguan yang berkaitan dengan perkembangan lingkar kepala dan saraf.
Di tengah kebutuhan pengobatan yang terus berjalan, keluarga Inayah mendapat bantuan biaya pengobatan dari PT TIMAH Tbk melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Ibu Inayah, Rika, mengatakan bantuan tersebut sangat membantu keluarganya, terutama untuk memenuhi kebutuhan obat sang anak.
“Alhamdulillah, sangat membantu untuk biaya pengobatan dan obat anak saya. Semoga ke depan PT TIMAH bisa terus membantu orang-orang yang kekurangan untuk pengobatan,” ujar Rika.
Bukan hanya Inayah, dukungan serupa juga dirasakan keluarga Muhammad Al Fasha, warga Pangkalarang, Kecamatan Pangkalbalam, Pangkalpinang.
Al Fasha harus menjalani pengobatan penyakit jantung di Jakarta. Bantuan yang diterima keluarganya digunakan untuk biaya pengobatan sekaligus kebutuhan akomodasi selama menjalani perawatan.
Bagi Wahyuni, ibu Al Fasha, perjuangan membiayai pengobatan anaknya bukan perkara mudah. Sebagai orang tua tunggal yang bekerja serabutan, ia sempat menjual kendaraan untuk membantu memenuhi kebutuhan perjalanan dan pengobatan.
Karena itu, bantuan yang diterima membuat beban keluarganya sedikit berkurang. Wahyuni kini bisa lebih fokus mendampingi anaknya menjalani pengobatan.
“Semoga pengobatan anak saya lancar dan bisa segera sehat kembali. Saya sangat berterima kasih kepada PT TIMAH yang sudah membantu,” katanya.
Persoalan biaya juga dialami keluarga seorang anak berusia 11 tahun asal Tanjung Sari, Desa Lubuk, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.
Anak tersebut harus menjalani penanganan medis hingga operasi di salah satu rumah sakit jantung di Jakarta setelah mengalami penurunan berat badan, sesak napas dan mudah lelah saat beraktivitas.
Selama mendampingi anaknya di Jakarta, Dahliana tak hanya harus memikirkan biaya pengobatan. Kebutuhan makan, perjalanan dan tempat tinggal juga harus dipenuhi.
Bantuan dari PT TIMAH kemudian digunakan untuk menopang kebutuhan tersebut selama proses pengobatan.
“Alhamdulillah, bantuan dari PT TIMAH sangat membantu. Terutama untuk akomodasi dan kebutuhan makan. Bantuan ini sangat meringankan sekali,” ujar Dahliana.
Sepanjang semester I 2026, PT TIMAH tercatat telah memberikan bantuan biaya pengobatan kepada 22 warga yang membutuhkan dukungan untuk menjalani perawatan kesehatan.
Bantuan diberikan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari biaya pengobatan, obat-obatan dan tindakan medis hingga perjalanan serta akomodasi bagi warga yang harus menjalani perawatan di luar daerah.
Bagi keluarga penerima, bantuan tersebut bukan sekadar soal biaya. Dukungan itu turut membantu mereka bertahan menghadapi proses pengobatan yang panjang, terutama ketika harus meninggalkan daerah asal demi mendapatkan penanganan medis.
Melalui program TJSL, PT TIMAH memberikan bantuan kepada masyarakat di wilayah operasional perusahaan yang membutuhkan dukungan dalam memperoleh layanan kesehatan.
Editor: Haryanto