Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sumur Bor di SMPN 3 Simpang Katis, Atasi Krisis Air Bersih Saat Kemarau
Advertisement . Scroll to see content

Dinkes Bangka Tengah Imbau Warga Pakai Masker untuk Mencegah ISPA

Selasa, 03 Oktober 2023 | 19:42 WIB
  • author Rachmat Kurniawan
Dinkes Bangka Tengah Imbau Warga Pakai Masker untuk Mencegah ISPA
Penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan menjadi salah satu cara untuk menghindari diri dari ISPA. Foto: Lintasbabel.iNews.id/ Rachmat Kurniawan.

BANGKA TENGAH, Lintasbabel.iNews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mengimbau warga untuk memakai masker. Ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

"Kita mengimbau dan menganjurkan warga menggunakan masker untuk mencegah ISPA saat musim kemarau, yang dipicu kebakaran hutan dan kabut asap," kata Kepala Dinkes Bateng, dr Anas Maaruf di Koba, Selasa (3/10/2023).

Anas mengatakan, hal itu guna menyikapi kabut asap cukup tebal yang mulai menyelimuti sebagian wilayah di Bangka Tengah, akibat kebakaran hutan dan lahan pada sejumlah titik.

"Saat ini kondisinya memang udara kurang sehat, karena kemarau panjang dan kabut asap mulai nyebar di sebagian wilayah," ujarnya.

Anas mengatakan, memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, merupakan langkah pencegahan dini agar terhindari dari serangan ISPA.

"Masyarakat saya pikir sudah terbiasa menggunakan masker, karena sebelumnya masker menjadi bagian dari kebutuhan saat daerah dilanda pandemi COVID-19," ujarnya.

Justru itu, kata dia, dalam kondisi udara yang kurang sehat saat ini maka warga dianjurkan kembali menggunakan masker untuk menjaga kesehatan.

"Selain itu saya anjurkan warga lebih banyak meminum air putih untuk cairan tubuh dan antisipasi sesak napas karena kabut asap," ujarnya.

Dinkes Bangka Tengah sendiri, saat ini meningkatkan kewaspadaan dan terus siaga, terutama bagi tenaga medis yang bertugas di sejumlah pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) untuk melayani adanya kemungkinan warga masyarakat yang terkena serangan ISPA.

"Kita berharap tidak ditemukan warga terserang ISPA, sampai saat ini saya belum mendapatkan laporan atau data warga terkena ISPA," kata Anas.

 

Editor: Muri Setiawan

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut