Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sumur Bor di SMPN 3 Simpang Katis, Atasi Krisis Air Bersih Saat Kemarau
Advertisement . Scroll to see content

Bangka Tengah Tidak Ditemukan Kasus Gagal Ginjal Akut Anak

Selasa, 01 November 2022 | 16:46 WIB
  • author Rachmat Kurniawan
Bangka Tengah Tidak Ditemukan Kasus Gagal Ginjal Akut Anak
Kadinkes Bangka Tengah, drg. Anas Maaruf. Foto: Rachmat Kurniawan.

BANGKA TENGAH, Lintasbabel.iNews.id - Maraknya kasus gagal ginjal akut yang terjadi pada anak di beberapa daerah di Indonesia, menjadi perhatian berbagai pihak, tidak terkecuali Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah. Hingga saat ini, dari hasil pemeriksaan yang di lakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, belum ditemukan adanya kasus gagal ginjal akut pada anak di daerahnya.

"Alhamdulillah, kita bersyukur sampai saat ini di Bangka Tengah tidak ditemukan kasus gagal ginjal akut pada anak-anak, semoga saja kedepannya pun tidak ada kasus ini," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, drg. Anas Maaruf pada Selasa (01/11/2022).

Lanjut Kadinkes, untuk menghindari terjadinya peredaran obat sirup yang dilarang, pihaknya bersama aparat Kepolisian setempat telah melakukan pengecekan terhadap apotik dan toko obat yang ada di Bangka Tengah.

"Obat sirup yang masuk dalam daftar dilarang sudah kita tarik dari peredaran, dan kami juga mengimbau agar tidak menjual lagi obat yang masuk dalam daftar dilarang beredar," ujarnya. 

Sedangkan untuk pengawasan obat tersebut, lanjutnya, akan terus dilakukan oleh BPOM, dan apabila ada apotik atau toko obat masih menjual obat sirup yang dilarang, akan dilakukan penindakan sesuai aturan.

"Peredarannya terus diawas oleh BPOM, dan kalau masih ada yang melanggar tetap menjual obat itu, akan di tindak tegas," ungkapnya. 

 

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut