Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Di Balik Kilau Tambang: Antara Janji Kesejahteraan dan Ketimpangan
Advertisement . Scroll to see content

Sektor Perkebunan dan Pertanian Potensi Unggulan untuk Ekspor Pasca Timah

Sabtu, 29 Oktober 2022 | 13:24 WIB
  • author Irwan Setiawan
Sektor Perkebunan dan Pertanian Potensi Unggulan untuk Ekspor Pasca Timah
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Babel, Toto Haryanto Silitonga. Foto: Lintasbabel.iNews.id/ Irwan Setiawan.

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id - Sektor pertanian dan perkebunan menjadi sektor unggulan ekspor bagi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pasca kebijakan larangan ekspor timah. 

"Jadi per-kabupaten kita lihat potensi untuk pertaniannya, dan kita ketahui selain timah mempunyai potensi sawit, lada dan karet," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Babel, Toto Haryanto Silitonga, Jumat (29/10/2022). 

Dia menerangkan, pada sensus pertanian 2023 nanti BPS akan melakukan pendataan kepada seluruh pelaku usaha di bidang pertanian.  

"Di situ kita lihat potensinya seperti apa," ujarnya. 

Menurut dia, realisasi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Babel, sektor pertanian menjadi nomor dua, setelah industri pengolahan, sementara pertambangan pada posisi ke-empat. 

"Di sini kita melihat bahwa potensi pertanian di Babel akan terlihat jelas, apakah di holtikultura, pangan, perkebunan, apakah di perikanan," jelasnya. 

"Kita ada prospek Hutan Tanam Industri (HTI) bagaimana HTI ini bisa merefresh lobang-lobang yang dibuat oleh timah tadi, kelapa sawit juga. Bagaimana potensi-potensi yang ada menjadi substitusi selain timah. Kita percaya sumberdaya alam itu suatu saat akan habis," katanya. 

Diketahui struktur komoditas ekspor luar negeri di Babel pada 2022 yakni timah sebesar 87,45 persen, sementara non timah sebesar 12,55 persen. 

Total ekspor Babel pada 2021 sebesar 317.78 US Dollar, sementara pada 2022 sampai dengan bulan Agustus sebesar 262.21 US Dollar. Untuk eskpor timah pada 2021 sebesar 295,74 US Dollar, sedangkan pada 2022 sampai dengan Agustus sebesar 205.59 US Dollar. 

Untuk ekspor non timah tahun 2021 sebesar 22.04 US Dollar, sementara pada 2022 sampai dengan Agustus sebesar 56.62 US Dollar.

 

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut