Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kemilau Pesona Bangka Selatan 2026 Jadi Magnet Wisata, Ribuan Warga Tumpah Ruah
Advertisement . Scroll to see content

Kontribusi UMKM Hampir Mencapai Rp9.000 Triliun, Meski di Tengah Pandemi

Sabtu, 20 November 2021 | 13:33 WIB
  • author Muri Setiawan
Kontribusi UMKM Hampir Mencapai Rp9.000 Triliun, Meski di Tengah Pandemi
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno. (Foto/Dok.SINDOnews)

JAKARTA, lintasbabel.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno menyebut bahwa UMKM memiliki peran penting dalam menopang ekonomi Indonesia, meskipun di tengah situasi pandemi Covid-19, dengan kontribusi hingga hampir Rp 9.000 triliun.

"UMKM jadi semangat kita, karena di tengah pandemi kontribusinya justru semakin meningkat, mencapai hampir Rp9.000 triliun. Jadi kami lakukan berbagai langkah untuk membangkitkan UMKM ini," ujar Sandiaga dalam webinar Trijaya bertajuk UKM Indonesia Goes To Bandung, Sabtu (20/11/2021).

Menurut Sandiaga, UMKM juga berkontribusi menciptakan lapangan kerja dengan persentasi 97 persen dari keseluruhan lapangan kerja di Indonesia. Pelaku UMKM juga merupakan penggerak 62 persen ekonomi negara. Pelaku ekonomi di Indonesia juga didominasi oleh pekerja kreatif dengan persentasi 70 persen.

Karena perannya tersebut, Sandiaga mencanangkan berbagai program untuk membangkitkan kembali UMKM.

"Kami melaksanakan program strategis, salah satunya pengembangan human capital (SDM) melalui upskilling dan reskilling, peningkatan kualitas produk barang dan jasa, promosi dengan Gernas BBI hingga meningkatkan akses sumber pembiayaan," katanya.

Sandiaga meminta agar pelaku UMKM memanfaatkan akses digital, yang semakin mudah didapat untuk mengembangkan bisnis mereka. Digitalisasi dinilai membantu meningkatkan skala bisnis UMKM.

"Dan yang paling penting, saya ingin menitipkan etos kerja yang selalu kami pegang; kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, kerja ikhlas, itulah kunci UMKM agar sukses. Pandemi juga belum selesai, jadi mari kita ketatkan protokol kesehatan," katanya.

 

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut